Wow camilan unik khas Shanghai adalah Ekor Babi -Babi adalah makanan yang biasa dikonsumsi, terutama di daerah
Shanghai, China. Daging babi tak hanya dinikmati dalam hidangan yang
besar, tetapi juga bisa dikonsumsi sebagai camilan. Salah satunya adalah
Ekor Babi Rebus.
Di daerah sekitar pasar Shanghai, Ekor Babi Rebus adalah makanan yang
sering dijumpai dan cukup populer. Biasanya, ekor babi ini dimakan
bersama dengan bir.
"Ketika seseorang minum bir, mereka bisa menghabiskan tiga ekor babi dalam sekali duduk," ungkap salah seorang penjual di Shanghai, Liu Yuan, .
Ekor babi diketahui berasal dari Dongbei, wilayah di sebelah timur laut China. Biasanya, ekor babi direbus dan disajikan dalam mangkuk bersama dengan kacang kedelai. Sementara itu, banyak juga ekor babi yang dijual secara kemasan untuk dimasak sendiri di rumah.
Saat ini ekor babi tak hanya dinikmati di China melainkan juga di belahan dunia lain seperti Amerika. Namun cara memasaknya tentu berbeda dengan yang ada di pasar Shanghai. Jika tertarik untuk mencobanya, Anda bisa mencicipi hidangan ini saat mengunjungi Shanghai.
Sumber : http://www.merdeka.com/gaya/ekor-babi-camilan-unik-khas-shanghai.html
"Ketika seseorang minum bir, mereka bisa menghabiskan tiga ekor babi dalam sekali duduk," ungkap salah seorang penjual di Shanghai, Liu Yuan, .
Ekor babi diketahui berasal dari Dongbei, wilayah di sebelah timur laut China. Biasanya, ekor babi direbus dan disajikan dalam mangkuk bersama dengan kacang kedelai. Sementara itu, banyak juga ekor babi yang dijual secara kemasan untuk dimasak sendiri di rumah.
Saat ini ekor babi tak hanya dinikmati di China melainkan juga di belahan dunia lain seperti Amerika. Namun cara memasaknya tentu berbeda dengan yang ada di pasar Shanghai. Jika tertarik untuk mencobanya, Anda bisa mencicipi hidangan ini saat mengunjungi Shanghai.
Sumber : http://www.merdeka.com/gaya/ekor-babi-camilan-unik-khas-shanghai.html
Like Dan Share Jika Kamu Suka Artikelnya Dan Terima Kasih Sudah Berkunjung Di Blog Sederhana Ini
| Follow @posterkini |
|


0 komentar:
Post a Comment